Teori, Periode dan Gejala Stres
TEORI STRES
- Ketegangan-ketegangan yg dirasakan seseorang ketika menghadapi situasi dan kondisi yang kurang/tidak menyenangkan atau mengancam.
- Stres dpt memberikan pengaruh positif maupun negatif thd individu.
- Positif yaitu mendorong individu utk melakukan sst, membangkitkan kesadaran dan menghasilkan pengalaman baru.
- Negatif, yaitu menimbulkan perasaan tdk percaya diri, penolakan, marah, depresi dllPeriode Stres (Ellis) :
- Activating event, adanya peristiwa yang dipandang menjadi sumber stres, sep. kegagalan memperoleh prestasi yang baik atau promosi kenaikan pangkat, diberhentikan dari pekerjaan, kemacetan lalulintas.
- Belief system, adanya keyakinan atau persepsi ttg peristiwa (positif/negatif, rasional/irrasional).
- Consecuence, dampak (emosi atau perilaku) dari cara berfikir (belief sytem) apakah positif/negatif.Jadi yang menyebabkan seseorang mengalami stres atau gangguan emosional (faktor C), bukanlah peristiwa yang dihadapi (faktor A) tetapi penilaian (faktor B) yang tidak rasional atau yang negatif terhadap peristiwa tsb.Gejala-Gejala Stres :
- Gejala fisik, diantaranya sakit kepala, sakit lambung (maag), hipertensi, sakit jantung, insomnia, mudah lelah, keluar keringat dingin, kurang selera makan dan sering buang air kecil.
- Gejala Psikis, diantaranya gelisah/cemas, kurang dapat berkonsentrasi belajar atau bekerja, bersikap apatis, sikap pesimis, hilang rasa humor, bungkam seribu bahasa,malas belajar/bekerja, sering mela-mun, sering marah-marah atau bersikap agresif (verbal maupun non verbal).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar