Minggu, 10 Juni 2018

Teori, Periode dan Gejala Stres


Teori, Periode dan Gejala Stres

TEORI STRES

  • Ketegangan-ketegangan yg dirasakan seseorang ketika menghadapi situasi dan kondisi yang kurang/tidak menyenangkan atau mengancam.
  • Stres dpt memberikan pengaruh positif maupun negatif thd individu.
    • Positif yaitu mendorong individu utk melakukan sst, membangkitkan kesadaran dan menghasilkan pengalaman baru.
    • Negatif, yaitu menimbulkan perasaan tdk percaya diri, penolakan, marah, depresi dll
      Periode Stres (Ellis)  :

  1. Activating event, adanya peristiwa yang dipandang menjadi sumber stres, sep. kegagalan memperoleh prestasi yang baik atau promosi kenaikan pangkat, diberhentikan dari pekerjaan, kemacetan lalulintas.
  2. Belief system, adanya keyakinan atau persepsi ttg peristiwa (positif/negatif, rasional/irrasional).
  3. Consecuence, dampak (emosi atau perilaku) dari cara berfikir (belief sytem) apakah positif/negatif.
           Jadi yang menyebabkan seseorang mengalami stres atau gangguan emosional (faktor C), bukanlah peristiwa yang dihadapi (faktor A) tetapi penilaian (faktor B) yang tidak rasional atau yang negatif terhadap peristiwa tsb.
    Gejala-Gejala Stres :

    1. Gejala fisik, diantaranya sakit kepala, sakit lambung (maag), hipertensi, sakit jantung, insomnia, mudah lelah, keluar keringat dingin, kurang selera makan dan sering buang air kecil.      
    2. Gejala Psikis, diantaranya gelisah/cemas, kurang dapat berkonsentrasi belajar atau bekerja, bersikap apatis, sikap pesimis, hilang rasa humor, bungkam seribu bahasa,malas belajar/bekerja, sering mela-mun, sering marah-marah atau bersikap agresif (verbal maupun non verbal).



Tidak ada komentar:

Posting Komentar