Minggu, 10 Juni 2018

PENGEMBANGAN KESEHATAN MENTAL DI LINGKUNGAN DUNIA KERJA


PENGEMBANGAN KESEHATAN MENTAL DI LINGKUNGAN DUNIA KERJA

  • Lingkungan Kerja → mencegah terjadinya masalah gangguan emosional & memperkecil sumber-sumber yang menyebabkan terjadinya stress.    
    Sumber yg mengakibatkan gangguan mental / emosional atau terjadinya  sress  di lingkungan kerja antara lain :

  1. Frustrasi
  2. Konflik
  3. Mismet profesi kerja
  4. Kompetisi
  5. Beban kerja
  6. Lingkungan fisik tempat kerja
  7. Tidak adanya komunikasi terbuka dll.

  • Kepuasan kerja adalah cara seorang pekerja merasakan pekerjaannya. Teori yang menjelaskan kepuasan kerja antara lain :

  1. Teori Ketidak Sesuaian (Discrepancy Theory)
           Kepuasan atau ketidak-puasan dengan aspek pekerjaan itu tergantung pada selisih antara apa yang sudah didapatkan dengan apa yang diinginkan. Jumlah yg diinginkan adl jumlah minimum yg diperlukan utk memenuhi kebut.
  2. Teori Keadilan (Equity Theory)
           Teori keadilan merupakan variasi dari teori proses perbandingan sosial. Komponen utamanya adalah :

    • Input, sesuatu yang bernilai bagi seseorang yang dianggap mendukung pekerjaannya  sep. pendidikan, pengalaman, kecakapan, jumlah jam kerja dll.
    • Hasil,sesuatu yang dianggap bernilai dari pekerjaannya sep. upah/gaji, penghargaan, status dll.
    • Orang Bandingan, orang dalam organisasi dengan pekerjaan terdahulunya.

  • Keadilan-Ketidakadilan, jika ratio hasil berbanding input seorang pekerja adalah sama atau sebanding dengan ratio orang bandingannya, maka terdapat keadilan dan pekerja mempereoleh kepuasan. Pendidikan : Upah

    • Hubungan sebab-akibat antara kepuasan dan pelaksanaan kerja itu adalah sbb. :
      Hasil yang dihadiahkan → Kepuasan pekerja → Motivasi bagi para pekerja → Pelaksanaan kerja para pekerja.

  • Ketidakpuasan dan Penarikan Diri.
    Ada hubungan yang konsisten antara ketidak-puasan dengan penarikan diri dalam bentuk pindah kerja dan absensi. Perilaku penarikan diri ini mempunyai akibat-akibat yang tdk diinginkan bagi organisasi (kelancaran kerja, penundaan produk, peningkatan beaya “gaji sakit” dll.)

  • Ketidakpuasan dan Agresi.
    Frustrasi yg menyertai ketidakpuasan kerja dpt mengakibatkan perilaku agresif. Bentuknya bisa sabotase, sengaja melakukan kesalahan, pemo-gokan kerja, pelambatan kerja, protes yang ber-lebihan dan tindakan agresi lain.
    Mengapa timbul ketidakpuasan kerja ?

  • Pengawasan yang lemah
  • Kondisi kerja yang lemah
  • Kurangnya keamanan kerja
  • Kompensasi yang tidak adil
  • Kurangnya kesempatan untuk maju
  • Konflik pribadi diantara pekerja

Bagaimana menyembuhkan ketidakpuasan ?

  • Merubah kondisi kerja, pengawasan, kompensasi atau rancangan pekerjaan.
  • Memindahkan pekerja ke pekerjaan yang lain guna mendapatkan pasangan yang lebih baik.
  • Mengubah persepsi atau harapan para pekerja yang tidak puas.

Prefensi terhadap ketidakpuasan kerja.

  • Pengelolaan upah yg baik → menghindari rasa ketidakadilan pekerja.
  • Sistem seleksi dan diklat → menciptakan pasangan yg tepat antara tuntutan pekerjaan dg karekteristik pekerja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar